Zoom Cloud Meetings, 19 Juni 2026 — Perkumpulan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PPIAUD) Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas dan profesionalisme dosen PIAUD/PGPAUD melalui penguatan kompetensi penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan publikasi ilmiah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan “Workshop Strategi Penulisan Proposal Hibah MoRA The AIR Funds 2026 yang Kompetitif Berbasis Luaran dan Dampak” yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (19/6).
Kegiatan yang digagas oleh Pengurus Pusat PPIAUD Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Publikasi Ilmiah ini bertujuan membekali dosen dan peneliti dengan strategi penyusunan proposal hibah yang kompetitif, berkualitas, serta memiliki luaran dan dampak yang jelas bagi pengembangan Pendidikan Islam Anak Usia Dini di Indonesia.
Dalam sambutannya, Ketua Umum PPIAUD Indonesia, Dr. Maulidya Ulfah, M.Pd.I., menegaskan bahwa penguatan budaya riset, pengabdian, dan publikasi ilmiah merupakan bagian penting dalam mendorong kemajuan Program Studi PIAUD di Indonesia.
“Dosen PIAUD harus terus bergerak, berinovasi, dan menghasilkan karya yang tidak hanya bernilai akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pengembangan pendidikan anak usia dini,” ujarnya.
Workshop ini diikuti oleh Dewan Pakar, Dewan Pengawas, Pengurus Pusat, Ketua Wilayah PPIAUD se-Indonesia, Kaprodi, Sekprodi, dosen, peneliti, serta anggota PPIAUD dari berbagai perguruan tinggi. Saat ini, PPIAUD merupakan asosiasi yang menaungi 175 program studi dan sekitar 980 dosen PIAUD/PGPAUD dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Kegiatan menghadirkan narasumber yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang pendanaan riset, yaitu Dr. Ruchman Basori, M.Ag. (Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan/PUSPENMA Kementerian Agama RI), Hendro Dwi Antoro, S.H. (Katim Investasi Pendidikan, Kerja Sama dan Riset PUSPENMA Kementerian Agama RI), serta Dr. Umi Rohmah, M.Pd.I. (Dosen PIAUD UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo dan penerima Hibah MoRA The AIR Funds).
Para narasumber memberikan penguatan terkait arah kebijakan pendanaan riset Kementerian Agama, strategi penyusunan proposal yang kompetitif, penyelarasan luaran dan dampak penelitian, penyusunan anggaran, serta pengalaman praktis dalam meraih pendanaan riset nasional.

Sementara itu, Koordinator Bidang 3 PPIAUD Indonesia, Dr. Jhoni Warmansyah, M.Pd., menegaskan bahwa Program Hibah MoRA The AIR Funds merupakan peluang strategis bagi dosen PIAUD/PGPAUD untuk meningkatkan kualitas riset sekaligus memperluas kontribusi keilmuan bagi masyarakat.
“PIAUD memiliki posisi yang sangat strategis karena berbicara tentang fondasi pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini. Karena itu, dosen PIAUD perlu lebih aktif mengangkat isu-isu aktual seperti transformasi digital, kecerdasan buatan, kesehatan mental anak dan keluarga, moderasi beragama, serta pendidikan inklusif. Kami berharap melalui workshop ini semakin banyak dosen PIAUD yang mampu menghasilkan proposal yang kompetitif, memperoleh pendanaan riset, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan Pendidikan Islam Anak Usia Dini di Indonesia,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, PPIAUD berharap semakin banyak dosen PIAUD yang berhasil menembus skema pendanaan riset kompetitif, baik di tingkat nasional maupun internasional. Selain meningkatkan produktivitas penelitian dan publikasi ilmiah, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menghasilkan inovasi dan solusi bagi berbagai tantangan pendidikan anak usia dini.

Sebagai organisasi profesi dan akademik yang menaungi program studi dan dosen PIAUD di seluruh Indonesia, PPIAUD terus bertransformasi menjadi ruang kolaborasi akademik yang mendorong lahirnya riset unggul, publikasi bereputasi, dan pengabdian yang berdampak. Melalui sinergi antarperguruan tinggi, PPIAUD berkomitmen memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, dan pengembangan keilmuan Pendidikan Islam Anak Usia Dini untuk Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing global.
#PPIAUDIndonesia #MORATheAIRFunds2026 #PIAUD #Penelitian #PublikasiIlmiah #PengabdianMasyarakat #DosenPIAUD #KampusBerdampak








Tinggalkan Balasan