PPIAUD Siapkan International Mobility Program, Perkuat Jejaring Akademik Malaysia Thailand dan Auckland.

Yogyakarta, 10 Agustus 2026 — Pengurus Pusat Perkumpulan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PPIAUD) Indonesia terus memperkuat agenda internasionalisasi organisasi melalui International Mobility Program bagi dosen dan mahasiswa. Program ini menjadi salah satu agenda akhir dalam Rapat Koordinasi Bulanan Pengurus Pusat PPIAUD Sesi Agustus 2026 bertema “Rakor Transformasi PPIAUD: Sinkronisasi Program Kerja PPIAUD Indonesia Tahun Anggaran 2026”, Senin (10/8/2026).

Informasi program disampaikan oleh Sekretaris Umum PPIAUD, Nurkamelia Mukhtar AH, M.Pd., bersama Intan Sri Wahyuni selaku Ketua Pelaksana International Mobility Program. Program tersebut dirancang untuk memperkuat kerja sama akademik, pengabdian kepada masyarakat, mobilitas internasional, serta jejaring kelembagaan PPIAUD.

International Mobility Program untuk Dosen

Bagi dosen, kegiatan yang direncanakan meliputi:

  • Conference; Malaysia, Thailand dan Auckland.
  • International Community Service/PKM International;
  • Penjajakan dan/atau pelaksanaan Memorandum of Understanding (MoU);
  • Benchmarking kelembagaan; dan
  • Kunjungan akademik dan kelembagaan.

Rangkaian kegiatan direncanakan berlangsung selama kurang lebih satu minggu, dengan melibatkan Lembaga Darul Ulum dan Universiti College of Yayasan Pahang (UCYP), Malaysia, serta penjajakan kegiatan di Thailand. Pelaksanaan direncanakan pada 23–28 Oktober 2026.

Kegiatan ini diharapkan membuka peluang kolaborasi akademik dan kelembagaan sekaligus memperluas pengalaman profesional dosen dalam konteks Pendidikan Islam Anak Usia Dini di tingkat internasional.

KKN Internasional bagi Mahasiswa

Selain program bagi dosen, PPIAUD juga menyiapkan KKN Internasional bagi mahasiswa yang direncanakan berlangsung di Lembaga Darul Ulum, Seremban, Malaysia, selama kurang lebih dua minggu, yaitu 23 Oktober–7 November 2026.

KKN Internasional menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik dan sosial dalam lingkungan lintas negara. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan kemampuan adaptasi, komunikasi, kolaborasi, serta pengabdian kepada masyarakat sekaligus berinteraksi secara langsung dengan lembaga dan masyarakat mitra.

Penguatan Kerja Sama Internasional

International Mobility Program diarahkan tidak sekadar sebagai kegiatan kunjungan, tetapi sebagai bagian dari upaya membangun kerja sama kelembagaan yang berkelanjutan.

Melalui conference, PKM International, MoU, benchmarking, dan kunjungan akademik, PPIAUD berupaya membuka ruang kolaborasi dengan lembaga pendidikan dan mitra internasional dalam bidang Pendidikan Islam Anak Usia Dini, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan kelembagaan, dan peningkatan kapasitas akademik.

Kegiatan di Malaysia serta penjajakan kerja sama di Thailand menjadi bagian dari langkah PPIAUD dalam memperluas jaringan kemitraan dan memperkuat posisi organisasi dalam lingkungan akademik internasional.

Menuju PPIAUD Berjejaring Global

Pengembangan International Mobility Program menjadi bagian dari arah transformasi PPIAUD Indonesia menuju organisasi yang memiliki jejaring akademik dan kelembagaan yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Program ini memberikan ruang bagi dosen dan mahasiswa untuk memperluas perspektif akademik, memperoleh pengalaman lintas budaya, membangun kolaborasi, serta memperkenalkan kontribusi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Indonesia di tingkat global.

Rakor Transformasi PPIAUD Agustus 2026 dengan demikian menjadi momentum untuk memperkuat langkah internasionalisasi melalui kolaborasi antara Pengurus Pusat, Pengurus Wilayah, perguruan tinggi, lembaga mitra, dosen, dan mahasiswa.

Dari Indonesia menuju jejaring global, PPIAUD bergerak membangun kolaborasi internasional untuk memperkuat Pendidikan Islam Anak Usia Dini.

Notulensi: Nurkamelia Mukhtar AH

 

Categories:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *