Perkuat Kolaborasi, PPIAUD Jatim-Bali Petakan Kepakaran Dosen Melalui SIPETA

Pengurus Wilayah Perkumpulan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PW PPIAUD) Jawa Timur – Bali melangkah maju dalam memperkuat tata kelola akademisi dan ekosistem pendidikan tinggi. Melalui Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), PPIAUD Wilayah Jatim-Bali sukses melangsungkan agenda Pendataan dan Sosialisasi SIPETA PIAUD JATIM – BALI secara daring via Zoom Cloud Meeting.

Kegiatan yang mengusung tema “Memetakan Kepakaran, Menghubungkan Potensi, Menguatkan Kolaborasi” ini dihadiri oleh puluhan akademisi, pengelola program studi, serta dosen PIAUD dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Perkuat Sinergitas Akademisi Lewat Platform SIPETA

SIPETA (Sistem Pemetaan Terpadu Kepakaran Akademisi) dirancang sebagai wadah database terintegrasi untuk mendata serta memetakan keahlian, rekam jejak riset, dan fokus keilmuan para dosen PIAUD. Kehadiran sistem ini menjawab kebutuhan organisasi dalam membangun jejaring kolaborasi ilmiah yang akurat dan transparan di tengah pesatnya perkembangan ilmu pendidikan anak usia dini.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan resmi oleh MC Novita Cristy Rahayu, M.Pd., dilanjutkan dengan penayangan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta Mars PPIAUD. Acara semakin khidmat melalui penyampaian sambutan serta pembukaan secara resmi oleh Ketua Wilayah 4 PPIAUD Jatim, Dessy Putri Wahyuningtyas, M.Pd.

Sesi inti sosialisasi dipandu oleh Danang Prastyo, M.Pd. selaku moderator, menghadirkan narasumber utama Dr. H. Jamiludin Usman, M.Pd.I. (Kaprodi PIAUD UIN Madura). Dalam pemaparannya, Dr. Jamiludin mengupas tuntas urgensi SIPETA dalam memetakan kepakaran akademisi secara presisi agar ke depan dapat mendorong lahirnya konsorsium riset, pengabdian masyarakat lintas kampus, hingga peningkatan publikasi ilmiah bersama.

“Tuntutan dunia akademik saat ini adalah sinergi. Dengan hadirnya SIPETA PIAUD JATIM, kita memiliki peta jalan (roadmap) kepakaran yang jelas. Ketika sebuah perguruan tinggi membutuhkan ahli di bidang tertentu—baik untuk kepakaran riset, uji sahih, maupun penguji eksternal—kita bisa langsung mengoneksikannya secara cepat dan akurat melalui database terpadu ini.”  Dr. H. Jamiludin Usman, M.Pd.I. (Kaprodi PIAUD UIN Madura)

Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi sepanjang sesi diskusi dan tanya jawab. Berdasarkan rekapitulasi daftar hadir resmi, sebanyak 87 peserta terdaftar aktif mengikuti jalannya sosialisasi. Para peserta yang berpartisipasi juga mendapatkan fasilitas berupa e-sertifikat resmi serta akses materi sosialisasi.

Luaran (output) dari kegiatan ini akan ditindaklanjuti dengan pengintegrasian data kepakaran akademisi secara berkala ke portal utama organisasi di https://member.piaud.id guna membuka peluang kerja sama yang lebih luas di tingkat nasional.

“SIPETA bukan sekadar platform pendataan biasa, melainkan langkah strategis kita untuk mengenali potensi besar yang dimiliki oleh para dosen PIAUD di wilayah Jawa Timur dan Bali. Melalui pemetaan yang terintegrasi ini, tidak ada lagi dosen yang berjalan sendiri-sendiri. Kita ingin menghubungkan setiap potensi yang ada agar tercipta kolaborasi riset dan pengabdian yang berdampak nyata bagi mutu pendidikan anak usia dini.” Dessy Putri Wahyuningtyas, M.Pd. (Ketua PPIAUD Wilayah Jatim – Bali)

Categories:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *