Perkuat Mutu Lulusan, PPIAUD Indonesia Dorong Penyelarasan Kurikulum Berbasis OBE bagi Prodi PIAUD

Zoom Cloud Meeting, 11 Juli 2026. Di tengah tuntutan transformasi pendidikan tinggi menuju kurikulum yang lebih adaptif dan berorientasi pada luaran, Perkumpulan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PPIAUD) Indonesia kembali mengambil langkah strategis melalui penyelenggaraan Workshop Kurikulum bertema Pengembangan Bahan Kajian dan Asesmen Berbasis Outcome-Based Education (OBE) untuk Mendukung Pencapaian IKU dan Mutu Lulusan Prodi PIAUD/PGPAUD yang digelar secara daring pada Sabtu, 11 Juli 2026 (11/7).

Workshop yang diselenggarakan oleh Pengurus Pusat PPIAUD Indonesia Bidang Akademik dan Kurikulum ini bertujuan meningkatkan kapasitas dosen dan pengelola program studi dalam mengembangkan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), khususnya penyusunan bahan kajian dan perancangan asesmen pembelajaran, hingga penyelarasan profil lulusan dan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) sebagai upaya mendukung peningkatan mutu lulusan dan pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU).

Kegiatan dibuka oleh Koordinator Bidang Akademik dan Kurikulum PPIAUD Indonesia, Hardiyanti Pratiwi, M.Pd., selaku pelaksana kegiatan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa transformasi pendidikan tinggi menuntut setiap program studi untuk terus melakukan pembaruan kurikulum agar selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan masyarakat, serta dinamika dunia kerja.

“Workshop ini kami rancang sebagai ruang belajar bersama bagi program studi PIAUD/PGPAUD di seluruh Indonesia untuk menyamakan persepsi mengenai pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education. Harapannya, setiap program studi memiliki kurikulum yang lebih terstruktur, relevan, dan mampu menghasilkan lulusan yang unggul serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan anak usia dini di Indonesia,” ujar Hardiyanti.

Antusiasme peserta terlihat dari kehadiran hampir 300 peserta yang terdiri atas dosen, ketua program studi, sekretaris program studi pendidikan anak usia dini dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, baik yang berasal dari anggota maupun nonanggota PPIAUD Indonesia. Tingginya partisipasi tersebut menunjukkan semakin besarnya perhatian sivitas akademika terhadap penguatan mutu kurikulum sebagai fondasi peningkatan kualitas lulusan.

Workshop menghadirkan dua narasumber yang memiliki kepakaran di bidang pengembangan kurikulum pendidikan tinggi, yaitu Ali Formen, S.Pd., M.Ed., Ph.D. dari Universitas Negeri Semarang dan Dr. Maulidya Ulfah, M.Pd.I. dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Pada sesi pertama, Ali Formen, S.Pd., M.Ed., Ph.D. mengajak peserta melihat kembali filosofi dasar Outcome-Based Education (OBE) sebagai pendekatan yang berorientasi pada capaian pembelajaran, bukan sekadar pemenuhan dokumen administratif. Menurutnya, pengembangan kurikulum harus diawali dengan pertanyaan mendasar mengenai siapa yang dilayani oleh program studi dan lulusan seperti apa yang ingin dihasilkan, kemudian diterjemahkan ke dalam profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), bahan kajian, mata kuliah, hingga asesmen yang saling terintegrasi.

Ali Formen menegaskan bahwa Indikator Kinerja Utama (IKU) tidak menggantikan CPL, melainkan menjadi instrumen untuk menguji relevansi dan dampak kurikulum terhadap mutu lulusan. Oleh karena itu, penyusunan bahan kajian harus berangkat dari body of knowledge yang benar-benar mendukung pencapaian CPL, sedangkan asesmen perlu dirancang sejak awal sebagai bukti autentik bahwa kompetensi mahasiswa telah tercapai. Ia juga memperkenalkan prinsip backward design—Outcome → Evidence → Learning Experience—sebagai landasan dalam membangun kurikulum yang berkualitas, terukur, dan berkelanjutan.

Pada sesi berikutnya, Dr. Maulidya Ulfah, M.Pd.I. memberikan penguatan mengenai implementasi kurikulum OBE yang mengacu pada standar asosiasi PPIAUD. Materi yang disampaikan mencakup penyusunan profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Rencana Pembelajaran Semester (RPS), hingga pengembangan buku referensi sebagai bagian dari penguatan ekosistem akademik di program studi PIAUD/PGPAUD. Melalui penguatan tersebut, PPIAUD Indonesia mendorong tersusunnya acuan bersama sebagai standar minimum pengembangan kurikulum bagi Program Studi PIAUD/PGPAUD di Indonesia. Standar minimum ini diharapkan menjadi pijakan dalam menyusun profil lulusan, CPL, bahan kajian, mata kuliah, serta sistem asesmen yang selaras dengan prinsip Outcome-Based Education (OBE), sekaligus tetap memberi ruang bagi setiap perguruan tinggi untuk mengembangkan kekhasan dan keunggulan institusinya.

Dalam arahannya, Ketua Umum PPIAUD Indonesia, Dr. Maulidya Ulfah, M.Pd.I., menegaskan bahwa penguatan kurikulum merupakan salah satu agenda strategis PPIAUD dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi PIAUD/PGPAUD di Indonesia.

“Kurikulum merupakan jantung penyelenggaraan pendidikan tinggi. Oleh karena itu, pengembangannya harus dilakukan secara berkelanjutan agar mampu menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, serta memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia pendidikan. PPIAUD akan terus berkomitmen mendampingi program studi dalam meningkatkan kualitas kurikulum melalui berbagai kegiatan penguatan kapasitas seperti workshop ini,” ungkapnya.

Workshop ini tidak hanya menjadi forum berbagi pengetahuan, tetapi juga ruang refleksi bagi program studi PIAUD/PGPAUD untuk meninjau kembali desain kurikulumnya. Melalui pendekatan Outcome-Based Education, peserta didorong menyusun kurikulum yang lebih adaptif, berorientasi pada capaian pembelajaran, menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta memiliki sistem asesmen yang mampu menunjukkan bukti nyata pencapaian kompetensi mahasiswa.

Sebagai organisasi profesi dan akademik yang menaungi 175 program studi serta sekitar 980 dosen PIAUD/PGPAUD dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, PPIAUD Indonesia terus bertransformasi menjadi ruang kolaborasi akademik dalam pengembangan kurikulum, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan publikasi ilmiah. Melalui berbagai program penguatan kapasitas dosen dan institusi, PPIAUD berkomitmen mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi sekaligus menghasilkan lulusan PIAUD/PGPAUD yang unggul, inovatif, dan mampu menjawab berbagai tantangan pendidikan anak usia dini di tingkat nasional maupun global.

Categories:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *